+ Wednesday, 11 April 2012

Pakaian dari sudut pandang status sosial


Adorned in feather cloaks reserved for hawaiian Royalty
Masyarakat pada umumnya memiliki kecenderungan melihat pakaian hanya dari satu sudut pandang yaitu fungsi. Ya, memang benar adannya fungsi pakaian dapat menutupi bagian tubuh seseorang dan melindunginya dari objek-objek luar secara langsung.

Namun tahukah kalian bahwa faktanya jika di lihat dari aspek-aspek budaya atau cultural aspects, Clothing dapat di jabarkan menjadi 3, antara lain :
1. Diferensiasi gender
2. Social Status
3. Relliigion

Nah, kita ga akan ngebahas ketiganya, namun kali ini kita mengerucutkan topik hanya ke pembahasan Clothing di lihat dari aspek budaya status sosial dan secara sadar ataupun tidak sebenarnya kalian menganut salah satu aspek dari budaya ini....
Di beberapa kalangan masyarakat, pakaian dapat digunakan untuk menunjukan peringkat, jabatan, atau status. Sebagai contoh Di Roma kuno, seorang senator hanya diizinkan untuk mengenakan pakaian yang di celup dengan Tirus ungu. Dalam masyarakat tradisional hawaii, hanya petinggi-petinggi kepada yang bisa mengenakan jubah bulu dan palao atau gigi paus berukir.

Di bawah kerajaan Travancore Kerala (India), perempuan kasta yang lebih rendah harus membayar pajak untuk hak mereka menutupi tubuh bagian atas. Di Cina, sebelum pembentukan republik, hanya kaisar yang bisa mengenakan pakaian berwarna kuning. Sejarah memberikan banyak contoh Hukum Sumpturary yang rumit yang diatur apa yang orang bisa memakai.

Dalam masyarakat tanpa hukum tersebut, yang meliputi sebagian besar masyarakat modern, status sosial adalah bukan ditandai dengan pembelian barang langka atau mewah yang di batasi oleh biaya untuk mereka yang memiliki kekayaan atau status. Selain itu, tekanan teman sebaya mepengaruhi pilihan pakaian mereka.

Sekarang ini aspek budaya status sosial di adaptasi oleh Clothing Brand sebagai bentuk diversifikasi segmen target pasar mereka berdasarkan karakter status sosial masyarakat. Sebagai contoh, kaum muda yang menganut sub-budaya jalanan tertentu sebut saja BMX, skateboard, atau seniman jalanan mereka datang dari berbagai latar belakang keluarga dan ekonomi yang berbeda, di lihat dari ilmu ekonomi mereka bisa saja tumbuh dari keluarga Low-Class, Middle-class, atau high-class.

Dari kacamata ekonomi tersebut mereka masing-masing akan memiliki karakter sosial yang berbeda, sebagai contoh lagi seorang anak muda yang tumbuh di keluarga high-end akan mengimitasi cara ayah dan ibu mereka yang mengenakan segala sesuatunya branded dan pastinya mahal. Sedangkan anak muda yang tumbuh di keluarga Middle-class memiliki 2 kemungkinan yaitu ia melakukan mobilisasi status-sosial secara sementara dengan cara membeli produk dari merek segmen high-end atau membeli berdasarkan harga. Yang terakhir adalah anak muda yang tumbuh di middle-low atau low-class, di posisi ini mereka akan cenderung membeli pakaian based on budget, bukan branded dan biasannya pakaian tersebut di produksi dalam jumlah yang mass-product dan kualitas biasa.

Nah, Jangan heran jika akhir-akhir atau sekarang ini banyak beredar clothing brand local berharga mahal. Bisa jadi mereka menerapkan diversifikasi segmen target market berdasarkan status sosial. Biasannya yang membuat harga mereka mahal adalah :
1. Di cetak dalam jumlah sedikit.
2. Tidak di cetak dua kali.
3. Pemilihan bahan khusus, berbeda dan yang terbaik, finest quality dari pada produk sejenis.
4. Di Produksi untuk di koleksi
5. Di Produksi untuk di kenakan pada acara-acara formal seperti pesta.

artikel ini di tulis sebagai wacana agar dapat menjadi bahan referensi dan pembaca menjadi lebih pintar, jika tulisan ini masih ada yang kurang tolong di tambahkan. Jadi jika Anda menginginkan dan akan membeli sebuah pakaian, ternyata berharga sedikit tidak masuk akal, coba di pertimbangkan dengan melihat aspek-aspek yang sudah di jelaskan di atas. Jika masuk akal It's worth to buy :)
More++

+ Friday, 23 March 2012

Free Spray Day Stencil Indonesia


FREE SPRAY DAY ! STENSIL INDONESIA
contribute by : RAW solo - LORONG SYNDICATE solo - TUGITU UNITE solo - MEDIA LEGAL jakarta - METAVANA medan - TINTA HITAM semarang - SENYUM MANIS solo - AUFSTAND solo - NODAKOTA solo - SENI RUPA UNS - DKV UNS-
Klik read more di bawah untuk melihat seluruh arsip dokumentasi foto.

Kritikan terhadap Nasarudin berupa wajahnya dengan badan Anjing dengan konsep
"nASUrudin" merupakan salah satu karya Tinta Hitam
More++

+ Sunday, 29 January 2012

Twentygrand end up at Kuta, Bali


Twentygrand stickers are finally ends up around Kuta beach, Bali. We also would like to say special thanks to our best friend Oddi Saputra (Co-owner Double C brand) who has contributed these photos for us. Click more button bellow to see other photos. 


More++

+ Saturday, 1 January 2011

1st post in 01/01/11


Happy new year 2011, new year new hope. Teriakan slogan antikantong plastik!!! Agar di tahun kedepan bencana alam kita berkurang, tidak seperti di tahun sebelumnya 2010. Dig That!
More++

+ Tuesday, 13 April 2010

2OG THE POSSE TEE IN STOCK!

twentygrand
2OG THE POSSE tees are in Stock Now! Please apologize us, we know it's a bit late to make the ads cause we gotta to do this and that. Fuck the ads cause now the tees are all done! We only have black color and with TWENTYGRAND woven label on the right side neck. As usual we only made in a small amount a.k.a limit Quantity. We use 30S cotton combed for our tees material. Yeah we know you can't wait more longer to pick one up. Go grabb'em some before they're all gone. Click link bellow to see what's the design on the back. US$ 8
twentygrandTaa daaa TWENTYGRAND Classic logo.
More++

+ Wednesday, 24 March 2010

ASUKREW STICKER IS DONE!

twentygrand
After waiting about 2 weeks for printing process finally ASUKREW stickers are done. And ASUKREW will be spread up their sticker next week. If you are really wanted to have this sticker, you can leave your name or facebook name account here so we can catch you back. More++